Oleh: purworejopkm | 25 Oktober , 2008

Surveilans kunjungan di PKM Purworejo Induk oktober 08.


Dari grafik tersebut pasien terbanyak justru dari luar wilayah puskesmas. Ini tentu tidak sesuai dengan kebiasaan. Seharusnya wilayah sekitar puskesmas yang paling banyak mengakses pelayanan. Letak Puskesmas yang berada di perbatasan kelurahan kebonagung dengan pohjentrek . Letak geografis puskesmas berbatasan langsung dengan kabupaten pasuruan. Sehingga kemungkinan perbedaan tarif yang lebih murah membuat masyarakat kabupaten pasuruan memilih berobat ke puskesmas ini. Di lain pihak, di sekitar puskesmas banyak klinik kesehatan. Ini juga mengurangi porsi akses.

Dilihat dari proyeksi jumlah penduduk tahun 2008 * ( sumber BPS)

Kelurahan Jml penduduk Jml pasien %
1. Purworejo 12467 1016 8,15
2. Kebonagung 8513 1209 14,2
3. Purutrejo 5535 665 12,01
4. Pohjentrek 8635 1129 13,01
5. Wirogunan 2706 314 11,6
6. Tembokrejo 6343 398 6,27

(* data yang di tampilkan hanya di puskesmas induk. Puskesmas pembantu belum bisa di tampilkan karena rawat jalan masih manual. Sehingga sulit mendapat datanya. )

dari grafik diatas pasien yang bayar paling banyak. Yang gratis paling banyak adalah askes kemudian JPS. JPS ini mencakup asuransi keshatan swasta. Dari data diatas dapat di simpulkan bahwa kebanyakan pasien yang berobat belum menggunakan asuransi kesehatan. Kemungkinan dari yang bekerja sektor informal, JPKM belum terlaksana dengan baik. Masih beberapa RT yang mengadakan JPKM. Memang pelaksanaan JPKM tidak mudah. Ini terkendala oleh beberapa faktor. Silahkan di cari solusinya. program PKM harus bekerja keras nih.

Kelompok umur yang terbanyak justru antara 20 – 44 tahun, disusul 45th-54 th, kemudian 1-4 th. Dari kondisi ini perlu di perhatikan saat menentukan progam unggulan ataupun inovasi. Mungkin perlu di ambil inovasi yang segmen nya adalah kelompok umur 20- 54 th. mungkin ada pakar yang bisa memberi ide ?

Jumlah penderita Hypertensi ( kode 1200) baru tiap bulan diatas 10 orang.


Responses

  1. Mat pagi Pkm Purworejo, ini mah juga neg – uneg, kalau melihat data diatas, banyak penderita umur 20 – 44 th tentunya harus di ketahui penyakit apa yang terbanyak pada saat itu yang berobat ke Purworejo sebagai bahan menentukan program unggulan, aku kawatir diantara umur itu ternyata mereka terdistribusi dari beberapa jenis penyakit sehingga bingung deh untuk menentukan prioritas penangananya, coba deh lihat dalam sebulan itu dipilah – pilah per jenis penyakit dan golongan umurnya, dari situ nanti akan ketauan agak detil parmasalahannya, misal : saat musim kemarau tentu penyakit akan cenderung ke Diare dan penderita terbanyak adalah balita kenapa ? nah ….. nah menarik kan untuk kegiatan SE nya, trus Tindak lanjutnya apa agar tidak bertambah banyak, di kelurahan mana yang paling banyak penderitanya dll, yang penting jangan jauh – jauh dari Time place person. Ok ? makacih ya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: